Mencintai-dicintai
Fitrah
manusia
Setiap
insan di dunia akan merasakannya
Indah,
ceria, kadang merana
Itulah
rasa C.I.N.T.A.
Cinta adalah nikmat dari Allah, yang
menjadikan dunia menjadi tiada bertepi. Lebih dalam dari lautan yang dalam,
lebih tinggi dari angkasa yang membumbung. Berbahagialah bagi orang yang
dihidupkan hatinya karena cinta. Namun, waspadalah bagi orang yang dibutakan
hatinya oleh cinta. Seindah-indahnya cinta adalah cinta terhadap penggengam
alam semesta, kepada yang maha mencintai yang tiada putus cintanya. Yang kekal
cintanya. Dialah Allah.. Allah.. dan Allah. Maha agung, maha indah, maha
penyayang, maha pembela, maha mempesona.
Sahabat, bahu membahulah didalam
membangun cinta, cinta kebenaran, cinta Rasulullah, cinta semata-mata karena
Allah sang Maha Hakekat cinta. Islam tak melarang atau mengekang manusia dari
rasa cinta tapi mengarahkan cinta tetap pada rel yg menjaga martabat kehormatan
baik wanita maupun laki-laki. Kalau kita jatuh cinta harus hati-hati karena
seperti minum air laut, semakin diminum semakin haus. Cinta yang sejati adalah
cinta yg setelah akad nikah selebih adalah cobaan dan fitnah saja. Kita harus waspada jika hati kita lebih cinta terhadap
benda dan mahluk daripada cinta kepada Allah. Cinta adalah karunia Allah. Tapi
jika sudah melebihi jadi nafsu, mereka tidak peduli lagi benar atau salah. Akan
bahaya jika cinta kepada yang lain melebihi cinta kepada Allah dan Rasul.
Kepada pencinta uang, jabatan, harta, maka hatinya tidak dipenuhi oleh Allah.
Jika hati dipenuhi oleh Allah, tidak akan pernah ada
kegelisahan dalam hidupnya. Orang yang makin cinta kepada lainnya seperti
pasangannya, hartanya, maka hidupnya tidak akan normal dan lelah. Hati akan
lebih ringan dan tenang jika semua diserahkan dan dekat dengan Allah. Periksa
apa yang mendominasi hati kita: apakah manusia, harta, benda dll atau hati
dipenuhi dengan cinta kepada Allah? Makin kita mencintai sesuatu daripada cinta kepada
Allah, semakin panjang penderitaannya. Kita harus serius memeriksa hati kita,
apa yang dominan di hati kita? Bungkus hati kita untuk lebih cinta kepada Allah
dan sandarkan kepada Allah. Apapun yang kita dapat asal Allah ridho dengan apa
yang kita dapat. Terbaik buat kita, belum tentu terbaik buat Allah. Takdir
apapun yang dekat di depan kita, yang penting membuat kita lebih dekat
Allah.Yang membuat kita sengsara itu bukan kurang harta tapi kurang syukur
kepada Allah. Berzikirlah sebanyak-banyaknya, Insya Allah kita akan lebih
beruntung. Tidak usah kita ingin dipuji, ingin dihormati, ingin popularitas
tapi lakukan saja yang terbaik.
Bersihkan diri
Gapailah Cinta
Cinta Illahi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar