Jumat, 12 April 2013

5 Fonem yang Fenomenal


Mencintai-dicintai
Fitrah manusia
Setiap insan di dunia akan merasakannya
Indah, ceria, kadang merana
Itulah rasa C.I.N.T.A.
Cinta adalah nikmat dari Allah, yang menjadikan dunia menjadi tiada bertepi. Lebih dalam dari lautan yang dalam, lebih tinggi dari angkasa yang membumbung. Berbahagialah bagi orang yang dihidupkan hatinya karena cinta. Namun, waspadalah bagi orang yang dibutakan hatinya oleh cinta. Seindah-indahnya cinta adalah cinta terhadap penggengam alam semesta, kepada yang maha mencintai yang tiada putus cintanya. Yang kekal cintanya. Dialah Allah.. Allah.. dan Allah. Maha agung, maha indah, maha penyayang, maha pembela, maha mempesona.
Sahabat, bahu membahulah didalam membangun cinta, cinta kebenaran, cinta Rasulullah, cinta semata-mata karena Allah sang Maha Hakekat cinta. Islam tak melarang atau mengekang manusia dari rasa cinta tapi mengarahkan cinta tetap pada rel yg menjaga martabat kehormatan baik wanita maupun laki-laki. Kalau kita jatuh cinta harus hati-hati karena seperti minum air laut, semakin diminum semakin haus. Cinta yang sejati adalah cinta yg setelah akad nikah selebih adalah cobaan dan fitnah saja. Kita harus waspada jika hati kita lebih cinta terhadap benda dan mahluk daripada cinta kepada Allah. Cinta adalah karunia Allah. Tapi jika sudah melebihi jadi nafsu, mereka tidak peduli lagi benar atau salah. Akan bahaya jika cinta kepada yang lain melebihi cinta kepada Allah dan Rasul. Kepada pencinta uang, jabatan, harta, maka hatinya tidak dipenuhi oleh Allah. Jika hati dipenuhi oleh Allah, tidak akan pernah ada kegelisahan dalam hidupnya. Orang yang makin cinta kepada lainnya seperti pasangannya, hartanya, maka hidupnya tidak akan normal dan lelah. Hati akan lebih ringan dan tenang jika semua diserahkan dan dekat dengan Allah. Periksa apa yang mendominasi hati kita: apakah manusia, harta, benda dll atau hati dipenuhi dengan cinta kepada Allah? Makin kita mencintai sesuatu daripada cinta kepada Allah, semakin panjang penderitaannya. Kita harus serius memeriksa hati kita, apa yang dominan di hati kita? Bungkus hati kita untuk lebih cinta kepada Allah dan sandarkan kepada Allah. Apapun yang kita dapat asal Allah ridho dengan apa yang kita dapat. Terbaik buat kita, belum tentu terbaik buat Allah. Takdir apapun yang dekat di depan kita, yang penting membuat kita lebih dekat Allah.Yang membuat kita sengsara itu bukan kurang harta tapi kurang syukur kepada Allah. Berzikirlah sebanyak-banyaknya, Insya Allah kita akan lebih beruntung. Tidak usah kita ingin dipuji, ingin dihormati, ingin popularitas tapi lakukan saja yang terbaik.
Bersihkan diri
Gapailah Cinta
Cinta Illahi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar