Setiap
orang memiliki masalahnya masing-masing. Masalah tersebut juga akan dipengaruhi
oleh waktu yang sedang dijalani. Ketika masih anak-anak, mungkin masalah kita
dengan teman sepermainan, ketika remaja mengenai kelanjutan studi, dan saat
beranjak dewasa kita bukan lagi disibukkan oleh hal yang menjad masalah di kala
anak-anak dan remaja. Permasalahn di kala beranjak dewasa akan lebih kompleks.
Ekonomi, keluarga, pekerjaan bahkan jodoh. Berbagai cara daam menyikapi manusia juga
memiliki caranya sendiri-sendiri.
Terkadang
perasaan sedih dan rapuh akan menjadi suatu permasalahan yang besar ketika hal
yang paling di idamkan luput dari kenyataan.
Boleh jadi kamu membenci sesuatu,
padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu
padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
(Al-Baqarah:216)
Dan jangan
pula lupakan bahwa
Allah
tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
(Al-Baqarah:286)
Maka bagi kita yang mungkin saat ini sedang
menghadapi suatu permasalahan maka hadapi dengan tenang karena kita harus ingat
saat Allah berfirman :
Janganlah
kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah
orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang
beriman. (Al-Imran:139)
Kita telah mampu merasakan betapa nikmat
permasalahan yang sedang kita hadapi saat ini dan kita mampu melewati dengan
maksimal. Maka saat ini juga katakan:
Cukuplah
Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal.
(At-Taubah:129)
Aku
yakin aku mampu
Aku
yakin engkau pun mampu
Kita memang
tak berhak menetukan
Tapi kita
masih memiliki Nya sebagai pengenggam takdir terbaik
Nissa
Asy-Syifa
Kota
Berseri Solo, 14-05-14
Perpustakaan
Pusat UNS

Tidak ada komentar:
Posting Komentar