setitik air mata untuk mutiara di tanah Al-Aqsha.
jiwa yang seharusnya lugu penuh tawa menjadi jerit ketakutan
ledakan
tembakan
dan jeritan telah menjadi nyanyian setiap mata terbuka
kilatan dan ledakan senantiasa menyilaukan mata
tangisan anak gaza telah larut diantara deru tank zionis
darah telah menjadi aliran yang mudah dijumpai
tubuh lunglai berpeluk kaku
diguncang tetap membisu
tangisan anak gaza hilang dari peradaban
tiada terjumpa dari peta kehidupan
tergerus kebidaban
namun semua bungkam?
entahlah ...
di dalam fikiran mereka
itu hanya ada di sana
di tanah palestina
bukan tanahku
kau harus tahu
tanahku bukan tanah palestina
tanahku aman, tentram, sejahtera
tikus-tikus aman bersembunyi di tanahku
karena kami punya lubang hukum yang sangat lucu dan menyelamatkan bangsa tikus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar